CATATAN CINTA #23 : Menikah Jadi Katalisator

Menikah Jadi Katalisator

MENIKAH JADI KATALISATOR


Hari Ahad merupakan hari yang tepat untuk beristirahat setelah sepekan beraktivitas cukup padat. Namun, melihat teman-teman saya yang begitu bersemangat ingin menghadiri sebuah acara enrichment program di sebuah kota, maka hari ahad kali ini saya azzam-kan untuk menuntut ilmu dengan mengikuti acara tersebut. Meskipun harus menempuh perjalanan sekitar 12 jam, tapi perjalanan mencari ilmu kali ini terasa begitu menyenangkan karena membayangkan akan bertemu dengan guru-guru hebat yang pastinya akan menularkan banyak pengetahuan.

Sampai dilokasi, suasana kebersamaan, kehebohan, dan kesyahduan menuntut ilmu, menyelimuti acara itu dari saat saya menginjakkan kaki diruangan ( yang berkapasitas 200 orang ) itu sampai dengan selesai. Diantara sekian banyak teman yang hadir, ada salah satu teman yang menyita perhatian saya. Sebut saja ia Mas Deden. Terakhir saya bertemu dengan Mas Deden, beliau masih menjadi galauer yang menunggu turunnya bidadari dari surga untuk dipersunting, eeeaaa...

Dulu, kalau bertemu dengan Mas Deden, rasanya topik yang dibahas hanya seputar mencari jodoh. Sebenarnya saat itu saya cukup heran, apa yang kurang dari Mas Deden? beliau orang berpendidikan tinggi, sudah punya rumah, mobil ada dua, dan wajah beliau juga tipe timur tengah, beliau juga laki-laki shaleh, tapi kenapa sampai cukup lama beliau tak jua segera bertemu satu bidadari untuk beliau persunting?

Namun, ketika bertemu saya pagi itu, beliau tampak berbeda. Walaupun tidak ada perubahan secara fisik, tapi saya merasakan semangat hidupnya yang berbeda kali ini. Usut punya usut, ternyata mas deden beberapa pekan yang lalu baru saja mempersunting seorang bidadari yang terpilih untuk mendampinginya.

Pagi itu pun beliau mengaku bahwa kehidupannya kini menjadi semakin baik. Bukan sekadar materi yang bejibun datang menghampiri, tapi yang paling penting adalah ketenangan hati yang Allah SWT karuniakan dengan pernikahan.

Firman Allah SWT dalam surat Ar-Rum (30): 21,
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang...."

Subhanallah, sunatullah pernikahan memang pada dasarnya manusia yang akan merasakan manfaatnya. So, tunggu apalagi pemuda! Jika sudah ba'ah, segerakan pernikahan, Insya Allah berkah.

Artikel Selanjutnya : Menagih janji menikah

Komentar