CATATAN CINTA #23 : Berkahnya Menikah Dini

Berkahnya Menikah Dini

BERKAHNYA MENIKAH DINI


Saya begitu kagum dengan sosok guru yang satu ini. Beberapa puluh tahun yang lalu, semasa beliau masih berstatus mahasiswa S-1, keputusan menikah yang beliau lakukan ternyata membawa dampak begitu dahsyat dikemudian hari, hingga hari ini. Bahkan momen paling menyentuh adalah saat beliau wisuda. Biasanya, para wisudawan ditemani kedua orantua mereka, tapi ada pemandangan lain dari beliau, karena istri dan ketiga putranya menemani beliau saat wisuda.

Bagi sebagian orang, memutuskan untuk menikah saat kuliah bisa jadi keputusan yang amat berat. apalagi dibayangi dengan lahirnya anak beberapa saat setelah menikah. Tidak bisa di bayangkan kerepotannya, ya! Namun, bayangan menakutkan itu tidak akan muncul kepada orang yang memiliki kekuatan visi dan keyakinan besar pada kebesaran Allah SWT. Pun secara keilmuan, para ahli  justru menyarankan untuk menikah usia muda. Sebut saja Diane E. papalia dan Sally Wendkos Olds dalam buku Human Development (1995) mereka mengemukakan bahwa usia terbaik untuk menikah bagi perempuan adalah 19-25 tahun, sedangkan bagi laki-laki usia 20-25 tahun diharapkan sudah menikah.

Selain untuk keutuhan rumah tangga, rentang usia ini juga paling baik untuk mengasuh anak pertama. Namun apakah benar, menikah saat kuliah tidak memengaruhi studi dan tidak merepotkan? Kita coba tanyakan pada hoffman dan kawan-kawan. Masa-masa yang paling banyak menimbulkan hambatan kuliah adalah ketika memiliki anak pertama. ini karena harus melakukan penyesuaian diri dengan peran baru sebagai orangtua (parenting shock).

Namun, semua kebingungan ini akan mampu terjawab dengan seiring berjalannya waktu dan dipengaruhi kesiapan mental dan nilai ibadah yang diyakini oleh keuda pasangan dalam menjalani pernikahan. Kemantapan hati dan keberkahan Insya Allah akan terus-menerus Allah SWT karuniakan jika diri ini terus-menerus disirami ilmu yang akan menyadarkan bahwa sesungguhnya jika seseorang bertawakal, maka Allah SWT yang akan memberi jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka.

Tujuan Pernikahan apa aja, ya?

  • Melanjutkan keturunan
  • Mendapatkan ketenteraman hidup
  • Menjaga diri
  • Menyalurkan hasrat biologis
  • Memperluas hubungan kekeluargaan
  • Memperbesar umat
Artikel Selanjutnya : Cinta pun butuh di-upgrade

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN CINTA #23 : Konflik yang Menimbulkan Cerai

CATATAN CINTA #23 : Berbohong Dengan Calon Suami

CATATAN CINTA #23 : Shaleh Inside, Shaleh Outside