CATATAN CINTA #23 : Mau Nikah atau Cari Modal?
MAU NIKAH ATAU CARI MODAL?
Di pojok kantor, suatu hari saya terlibat sebuah perbincangan menarik seputar seorang ikhwan yang sedang ta'aruf dengan akhwat. Ikhwan itu merasa tergolong pada middle ikhwan alias ikhwan kadang-kadang... ( kadang terlihat shaleh sekali, tapi juga tak jarang jasad keduniaannya terasa menarik roh lebih kuat ).
Ditengah usianya yang mendekati 23 tahun gejolak untuk segera dapat "Aisyah" begitu kuat setelah "Maisyah" beberapa waktu yang lalu berhasil ia dapatkan melalui sekian kali wawancara dan tes. Semangat untuk segera mempersunting seorang akhwat ini di azzam-kan dengan mengenal salah satu rekannya.
Kali ini, laki-laki tersebut merasa beruntung sekali mengenal akhwat yang satu ini, bak bola lampu yang menyala terang, ia bertutur, "Dia itu ya, rumahnya buesar banget, terus mobilnya juga buanyak... wah-wah... warisannya pasti banyak!"
Saya tersenyum lalu terkekeh... dalam hati berkata, ini dia ngomong sadar atau becanda aja , ya ?
Usut punya usut pernyataan ikhwan itu beralasan, karena memang kondisi akhwat yang mau dipersunting itu begitu adanya. Cerita itu pun berlanjut, tampak "kesempurnaan"akhwat itu ia ceritakan dengan pengakuannya bahwa katanya, "Kemarin akhwat itu bilang bahwa penghasilan calon suami yang mau meminang saya tak harus besar, tapi cukup untuk menabung haji dan umrah."
Mak clesss.... Rasanya di hati ikhwan itu... ikhwan mana yang nggak senang saat "pintu" seorang akhwat dibuka lebar ditambah lampu hijau lagi... ck... ck... ck.
Guys, hidup tak semudah Cherrybelle yang mudah banget terkenal dalam waktu singkat. jika berada pada posisi ikhwan tadi, sepertinya semua kehidupan setelah pernikahan aka berjalan sempurna tanpa cela... mendapat calon istri kaya, nggak menuntut harta yang banyak lagi, cantik... kurang apa coba? memang nggak ada kurangnya sih, tapi yang mesti diluruskan adalah niatnya. Ini mau nikah apa mau cari modal? (hadeh, tepok jidat) karena memang niat pernikahan itu menentukan kualitas pernikahan nya itu nanti.
Maka, kanjeng Nabi Muhammad SAW sudah memberi rambu-rambu buat para jomblowan-jomblowati bahwa bila mau meminang seseorang, maka bisa karena harta, jabatan(kedudukan), kecantikan... pilih mana? Namun yang akan menyelamatkan didunia dan akhirat adalah pilih agamanya. karena agama itulah yang akan menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan tentu kebersamaan abadi hingga di akhirat nanti.
Well, para ikhwan yuk berpikir jernih saat mau meminang akhwat. Akhwat pun hati-hati memilih calon suami, pastikan ia bukan pencari modal. :)
Artikel Selanjutnya : Menikah, enaknya cuma 10%
Artikel Selanjutnya : Menikah, enaknya cuma 10%

Komentar
Posting Komentar