CATATAN CINTA #23 : Nikmat Memandang
NIKMAT MEMANDANG
Remaja ini sudah bertransformasi menjadi seorang pemuda. Hormon testosteran secara alami telah menumbuhkan remaja ini menjadi seorang pemuda yang pelan-pelan secara fisik tubuhnya berubah menjadi lebih kekar dan kematangan mentalnya mulai terlihat dari cara melihat sebuah masalah. Wajah imut yang dulu sering dibiarkan kusam, kini setiap mandi, tak lupa ia basuh wajahnya dengan facial wash yang dipadu zat kimia antiaging. Ya, satu benjolan kecil dekat hidung, bernama jerawat telah menyita perhatian pemuda ini beberapa pekan terakhir.
Di belahan bumi lain, seorang remaja putri mulai mengoleksi kosmetik, mulai dari perawatan wajah hingga vitamin kulit. Dompet yang waktu kecil sering berisi dengan uang recehan, angpau jajan dari orangtua, kini hampir lebih sering diisi dengan kaca plus bedaknya yang hampir tiap ada kesempatan selalu curi-curi waktu untuk berkaca mengontrol wajahnya. apa dandananku masih oke ya? batin remaja putri yang sudah mulai bertransformasi menjadi pemudi yang fashionable.
Ketika berjalan di trotoar jalan raya, dua pasang mata sesaat saling memandang. Sang pemuda merasa baru kali ini bertemu pemudi yang serba detail kesempurnaannya. sang pemudi tertunduk malu dan menambah tempo berjalannya sambil telapak tangannya ditaruh didekat degup jantung yang terasa berdetak lebih cepat dari biasanya. hampir-hampir tatapan diam penuh makna dari pemuda tadi memunculkan banyak tanya. Namun, kali ini pemudi itu sengaja meredam degupnya dengan menghela napas panjang beberapa kali.
Saat itu, kondisi pemuda-pemudi tadi, menurut para ahli medis tubuhnya sedang dialiri dopamin yang menimbulkan rasa nyaman dan enak dalam tubuhnya. ya, hanya karena melihat. Sejatinya, indra pertama yang memengaruhi otak untuk mencerna objek visual adalah mata. Jika mata sudah men-scan objek yang disukai, maka dengan cepat otak akan mengirimkan pesan ke anggota tubuh lain untuk mengimbangi pesan tersebut.
Indah sebenarnya Allah SWT mengajak manusia untuk ghadul bashar (menundukan pandangan), karena ia akan menyelamatkan jiwa yang sering rapuh karena urusan penglihatan. Apalagi jika jiwa tersebut belum memiliki tempat labuhan hati di kala tiba-tiba bergejolak tak beraturan.
Pemuda-pemudi yang sudah ba'ah, maka menikahlah! kata Rasulullah SAW dalam sunnahnya. Dan jika belum mampu, maka berpuasa itu akan menyelamatkan diri dari gejolak syahwat yang tak beraturan membuat hati galau. Jika tak ingin galau mendominasi hati ini, maka muliakan ia dengan cara-cara yang sudah disyariatkan Allah SWT. jagalah mata, Insya Allah hati mulia.
Artikel Selanjutnya : Konflik yang menimbulkan cerai
Artikel Selanjutnya : Konflik yang menimbulkan cerai

Komentar
Posting Komentar