CATATAN CINTA #23 : Jika Tahun Ini Saya Menikah...

taupikh.blogspot.com

JIKA TAHUN INI SAYA MENIKAH


Belum siap...
Terlalu dini...
Belum saatnya...
Nunggu waktu yang tepat...
Biar wisuda dulu...

Beberapa alasan itu meluncur tajam dari beberapa orangtua yang putrinya tiba-tiba dilamar oleh seorang pangeran kesiangan yang kelihatan masih "ingusan". beberapa terlihat tegar mendengar jawaban itu, tapi tak sedikit laki-laki yang sepulang dari rumah gajacamer (gagal jadi calon mertua) mengendarai kencang-kencang kendaraannya biar air matanya segera menguap dari pipi yang sudah bertahun-tahun ini jarang basah oleh air mata.
Mau dibawa kemana hubungan kita?

Lirik lagu keras terdengar dari balik headset laki-laki yang galau stadium empat ini. mendadak headset seukuran biji kelengkeng terus-terusan menemani dua pasang telinga yang tak henti-hentinya memutar lagi mellow nan sedih yang tujuannya merenungi nasib penolakannya.
Matanya seolah-olah mengajak dirinya terus-menerus membelalak, menatap satu demi satu bayangan kejadian "mengerikan" yang baru saja dialaminya hari ini. sesekali bayangan itu terlihat seperti tiga dimensi, mengajak dirinya terlibat persis saat ia duduk dihadapan gajacamer (gagal jadi calon mertua) beberapa jam yang lalu.

Tiba-tiba saja saat matanya dipaksa terpejam, bayangan itu pergi. Namun, kini laki-laki jomblo itu ganti menatap sebuah papan dari kertas manila yang ada judulnya Dream Board. Tulisan itu tampak begitu ia kenali. Ya, tulisan tangannya sendiri setahun yang lalu, saat ia ikut sebuah seminar tentang Life Map, ia dengan berapi-api menulis "Menikah ditahun 2013"

"Tapi, semua itu tinggal sebuah tulisan!" kata laki-laki itu sambil menarik selimut menutupi mukanya yang dari tadi hanya menutup separuh badan.

Pembaca yang budiman, manusia penuh dengan impian dan harapan. tidak ada yang salah dengan impian yang ditulis dan ingin dicapai. yang salah adalah berhenti mengimpikan dan berhenti membuat harapan yang tinggi apalagi kehilangan energi untuk mewujudkan impian mulia termasuk untuk menikah, dikarenakan menikah merupakan ibadah.

Jangan berhenti menemukan jodoh gara-gara ditolak. jangan berhenti berdoa kepada Allah SWT gara-gara tak kunjung berhasil ta'aruf. Jangan berhenti berikhtiar gara-gara kalah cepat menikah dari teman-teman anda. Karena menikah itu mulia, maka muliakanlah cara-cara untuk mencapai pernikahan. Dari mulai mencari pasangan, ta'aruf, hingga bersanding dipelaminan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN CINTA #23 : Konflik yang Menimbulkan Cerai

CATATAN CINTA #23 : Berbohong Dengan Calon Suami

CATATAN CINTA #23 : Shaleh Inside, Shaleh Outside